| Photospot: Narcissus Flycatcher in East Java |
|
Some stunning photos of the first record of Narcissus Flycathcer for Java. Photographed at Ijen Plateau by Jann Muzika on 22nd March 2012 |
| (Indonesian) Jogja Bird Banding |
|
(Indonesian) Kegiatan bird banding di Jogja ini rencananya akan dilakukan rutin sebulan sekali seperti yang telah dilakukan oleh teman-teman di Bogor. Siapa tahu, saya bisa menjadi lebih ahli dan menjadi trainer. |
| Behind the mighty cliffs of Ngongap |
|
Gunung Kidul also known for its potential beauty, especially the diversity of birds that live in this karst area. For example, White-tailed Tropic Bird (Phaeton lepturus). |
| Seabird Survey in Jakarta Bay |
|
On 16 and 17 December I was a guest of the team from Burung Laut Indonesia (Indonesian Sea Birds) for a 2-day survey in Jakarta Bay, southern Java Sea. |
| (Indonesian) Menyusuri pematang di Muara Gembong |
|
(Indonesian) Selama berada di atas perahu, kami melihat beberapa burung pantai, seperti sekumpulan Pecuk padi hitam (Phalacrocorax sulcirostris) yang sedang bertengger di sero. |
| (Indonesian) Para Pengembara di Pantai Timur Sumatera Utara (Bagian 2-habis) |
|
(Indonesian) Lokasi singgah kami untuk pengamatan burung selanjutnya adalah Paluh Kacamata. Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih satu jam dari Pantai Baru, pada pukul 15.30 WIB kami tiba di lokasi yang masih tergabung dalam Kabupaten Deli Serdang. |
| (Indonesian) Dari manakah Layang-layang Api berasal? |
|
(Indonesian) Para pengamat burung di Jogja melaporkan sekitar enam belas ribu burung Layang-layang Api terhitung dalam pengamatan bulan ini. Jumlah yang lebih besar dibandingkan yang pernah dilaporkan sebelumnya. |
| (Indonesian) Suroloyo, Saya ‘kan Kembali… (Bagian 2-Habis) |
|
(Indonesian) Sekali lagi kami disuguhkan pemandangan yang sangat indah. Tanpa binokuler dapat dengan jelas kami mengidentifikasi kawanan layang-layang itu. |
| (Indonesian) Suroloyo, Saya ‘kan Kembali… (Bagian 1) |
|
(Indonesian) Sisa dingin hujan semalam masih mendekap tubuh ditambah posisi puncak yang berada pada 1.000 mdpl menyebabkan kami menggigil. |
| (Indonesian) Mengamati ‘Pengembara’ di Pantai Cemara (Bagian 2-habis) |
Lutfian Nazar |
(Indonesian) Setelah puas mengamati burung, kami melanjutkan perjalanan menuju tempat dahulu mendirikan stasiun penelitian. |
| (Indonesian) Mengamati ‘Pengembara’ di Pantai Cemara (Bagian 1) |
|
(Indonesian) Pengamatan kami lakukan di sepanjang perjalanan menuju pantai yang berjarak 1,5 km dari desa. |
| (Indonesian) Si Berisik yang Menarik |
|
(Indonesian) Tidak salah kalau MacKinnon menyatakan Bornean Bristlehead --dikenal sebagai Tiongbatu Kalimantan-- ini sebagai burung yang aneh. |
| Surprise at Wonorejo Fishpond |
|
(Indonesian) Namun setelah melihat lebih dekat, ternyata jenis itu adalah Bangau Sandang Lawe. Menurut Londo, jenis ini jarang terlihat dan ia pun baru kali pertama melihatnya di Tambak Wonorejo. Tanpa dikomando, kami langsung mengambil gambar sang bangau. |
| Discovering uniqueness of fauna in Way Rilau |
Asman Adi Purwanto |
Paok Sintau (Pitta caerulea)-one bird that John MacKinnon just observe once-I finally found it! |
| Meeting migratory birds in North Sumatra |
Juhardi Sembiring |
This year, the migration were held simultaneously with the celebration of World Migratory Bird Day 2011 (WMBD 2011) or better known as World migratory bird day. |
| (Indonesian) Bersua Elang di Bangka Belitung |
|
(Indonesian) Kepulauan Bangka Belitung adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terdiri dari dua pulau utama yaitu Bangka dan Belitung serta sisanya terdapat pulau-pulau kecil. Bangka Belitung demikian dua pulau ini kerap disapa terletak di bagian timur Pulau Sumatera dengan posisi geografis 1º50' - 3º10' LS dan 105º - 108º BT. |
| A Nested Lonchura malacca |
|
One day, when I arrived at Kalimarau airport, Berau, East Borneo on 27th March 2011, I saw a group of birds which were at a park in front of the airport. Wow, it was so amazing! And then, I tried to identify them one by one. I first caught one figure, named as Bondol Kalimantan [...] |
| (Indonesian) Eksistensi Rawa Pacing Terancam! (Bagian 1) |
Nanang Khairul Hadi |
(Indonesian) “Sejak beberapa bulan yang lalu alat berat sudah masuk ke Rawa Pacing untuk membuat kanal dan saat ini sudah mendekati ke daerah rawa yang banyak burungnya,” ujar Sulaiman. |
| (Indonesian) Pengamatan Burung Bersama ‘Starcrusher’ |
Sitta Yusti Azizah |
(Indonesian) Di jalur itu beberapa burung mudah dijumpai dan terlihat bertengger dengan jarak yang cukup dekat. Burung Sikatan Ninon cukup lama bertengger di salah satu ranting pohon. |
| (Indonesian) Penandaan Burung Liar di Taman Nasional Lore Lindu |
Mono Wae |
(Indonesian) Tak mudah rasanya melupakan panorama alam menarik Taman Nasional Lore Lindu yang terletak sekitar 60 kilometer selatan Kota Palu. |
| (Indonesian) Mengamati Burung di Sungai Kapas |
|
(Indonesian) Kesempatan pertama saya yaitu monitoring sarang buatan dan potensi sarang alami burung rangkong yang tersebar di kawasan Hutan Harapan, Sumatera Selatan |
| (Indonesian) Diskusi Jurnalistik Burung Nusantara |
|
(Indonesian) Kegiatan pengamatan burung di alam bebas belum menjadi gaya hidup di Indonesia.Padahal dari kegiatan ini, berbagai informasi tentang burung dan habitatnya dapat diceritakan kepada masyarakat. |
| (Indonesian) Belajar Mencincin Burung di Napu |
|
(Indonesian) Siapa bilang yang butuh cincin hanya manusia? Burung juga perlu, lho! |
| (Indonesian) Biru-Laut Ekor-Blorok di Tambak Wonorejo |
Fransisca Noni |
(Indonesian) Tugu selamat datang menyapa saya kala memasuki kawasan konservasi alam yang berada sekitar satu kilometer sebelum memasuki lokasi pertambakan di Wonorejo, Kota Surabaya, Jawa Timur. |
| (Indonesian) Alap-alap Kawah di Balkon Melia, Yogyakarta |
Imam T |
(Indonesian) Terdorong rasa penasaran, saya memutuskan pergi ke lokasi. Namun sayang, sore itu saya tidak menemukan sosok sang raptor. |
| (Indonesian) Raptor di Gunung Ciremai |
Muhamad Cahadiyat Kurniawan dan Aisyah Handayani |
(Indonesian) Survei yang kami lakukan pada 22 Februari sampai 22 Maret 2010 ternyata bertepatan dengan jadwal arus balik raptor migran yang melakukan perjalanan kembali menuju belahan bumi bagian utara dari selatan. |
| (Indonesian) Menjaring Burung |
Udin |
(Indonesian) "Aduh, karena sudah lama tidak melakukan bird banding, keterampilan saya dalam memasang jaring agak menurun". |
| Birding in Medini |
Imam T |
This beautiful place which had level on 1300 meter is located in Mount Ungaran. |
| (Indonesian) Berkunjung ke Cagar Alam Pulau Dua |
|
(Indonesian) Selama dua jam melakukan pengamatan di situ, kami melihat beberapa jenis burung seperti Pecuk Ular Asia |
| (Indonesian) Sejenak Mengamati Bangau Tongtong |
|
(Indonesian) Berawal dari sebuah titik di sebelah kiri arah pandangku, Sang Bangau tiba-tiba muncul dari permukaan lahan terbang ke atas kearah kanan. |
| (Indonesian) Ayo Lindungi Kakatua Putih di Maluku Utara! |
|
(Indonesian) Perjuangan untuk melindungi Burung Kakatua Putih (Cacatua alba) telah dilakukan sejak 2003 hingga sekarang. |
| (Indonesian) Catatan Harian Si Pengamat Burung (Bagian 3-Habis) |
|
(Indonesian) Perjalanan selanjutnya adalah Muara Angke, Jakarta Utara. Dalam perjalanan ke sana, cuaca yang tadinya berawan berubah menjadi hujan... |
| (Indonesian) Catatan Harian Si Pengamat Burung (Bagian 2) |
Boas Emmanuel |
(Indonesian) Cuaca pagi ini berawan disertai hujan. Ah, kami tidak dapat melakukan apa-apa selain hanya menunggunya reda. |
| (Indonesian) Catatan Harian Si Pengamat Burung (Bagian 1) |
Boas Emmanuel |
(Indonesian) Cuaca pagi itu sangat cerah dan tanpa membuang waktu kami segera melakukan pengamatan kembali. |
| (Indonesian) Menjaga Elang Bondol dari Kepunahan |
Martha Rismaduma dan Ade Maulana Irvan |
(Indonesian) Dalam rangka rehabilitasi, JAAN melakukan pelepasliaran kembali elang bondol di Kepulauan Seribu. Ini adalah satu-satunya habitat alami yang tersisa di Jakarta. |
| (Indonesian) Tips Menulis Publikasi Ilmiah |
Muhammad Iqbal |
(Indonesian) Jika Anda tertarik untuk menulis publikasi ilmiah tentang ornitologi, berikut ini tips-nya! |
| (Indonesian) Publikasi Amatan Burung |
Muhammad Iqbal |
(Indonesian) Tahukah Anda kalau catatan sederhana saat pengamatan burung memiliki arti penting bagi dunia ornitologi? |
| (Indonesian) Menilik Sang Bidadari Halmahera (Bagian 2 – Habis) |
Iskandar H Abdullah |
(Indonesian) Kunjungan wisatawan ke Bukit Tanah Putih dari tahun ke tahun semakin meningkat. Pada 2009 jumlahnya mencapai 95 orang. Dan hingga Desember 2010, kunjungan melonjak hingga 115 orang. |
| (Indonesian) Menilik Sang Bidadari Halmahera (Bagian 1) |
Iskandar H Abdullah |
(Indonesian) ’Standardwing Bird of Paradise’? Itu adalah sebutan bagi Sang Bidadari Halmahera dalam bahasa Inggris untuk burung indah surga dunia. |
| (Indonesian) Pengamatan Sarang Burung Kepudang Sungu di Hulu Sungai Belayan, Kalimantan Timur |
Deni W |
(Indonesian) Kepudang Sungu Sumatera (Bar-bellied cuckoo-shrike Coracina striata sumatrensis) adalah jenis burung penetap yang tidak begitu umum di dataran rendah Kalimantan. |
| Photospot: Black-chinned Monarch |
James Eaton |
A recent trip to Boano Island, west of Seram in Maluku, resulted in this excellent collection of photos of Black-chinned Monarch; endemic to the island of Boano, not recorded since 1994, and never photographed in the wild before |
| (Indonesian) Menjelajah Teku dan Taima (Bagian 3 – Habis) |
Panji AK dan Noval |
(Indonesian) Di sepanjang jalur turun gunung, kami dapat melihat beberapa burung paruh bengkok, burung madu, dan jenis raptor. |
| (Indonesian) Bertemu Burung Migran di Panaitan (Bagian 2 – Habis) |
Asman Adi Purwanto |
(Indonesian) Untuk memastikan keterangan tersebut, saya mengajaknya ke lokasi. Di kunjungan pertama pada 2009, saya sudah yakin bahwa lokasi Cibariang menjadi lokasi persinggahan burung pantai karena saya menemukan Gajahan Pengala, Trinil Pantai dan Cerek Pasir Besar. |
| (Indonesian) Menjelajah Teku dan Taima (Bagian 2) |
Panji AK dan Noval |
(Indonesian) Setelah mengamati jenis-jenis burung di kawasan konservasi, kami pun berputar menggelilingi kawasan menuju arah pantai dengan melewati perkebunan masyarakat dan rawa-rawa. Kami melihat sekawan Itik benjut (Anas gibberifron) dan seekor Trinil pantai. |
| (Indonesian) Bertemu Burung Migran di Panaitan (Bagian 1) |
Asman Adi Purwanto |
(Indonesian) Pulau dengan luas 17.500 ha memiliki jenis burung yang sangat melimpah. Pada 2009, di lokasi Resort Legon, sekitar 60 jenis burung berhasil teridentifikasi. |
| (Indonesian) Menjelajah Teku dan Taima (Bagian 1) |
Panji AK dan Noval |
(Indonesian) Dalam perjalanan ke Danau Buton, kami terhenti di salah satu jembatan. "Di tepi sungai itu ada seekor burung!" kata Agus. Tanpa tunggu komando, semua peserta langsung menggambil binokuler untuk mengidentifikasi jenis spesies apa burung tersebut. |
| (Indonesian) Menjadi Pemandu Pengamat Burung |
Boas Emmanuel |
(Indonesian) Pengalaman lain menjadi bird photographer guide baru saya dapat November lalu. Pada awalnya saya mengira klien adalah twitcher, namun ternyata dia adalah professional bird photographer. |
| The Missing Link |
Imam Taufiqurrahman |
(Indonesian) Catatan yang berjudul “Discovery of an Important Site for Sanderling Calidris alba on the South Coast of Java” tersebut lalu menyadarkan para pengamat burung Yogyakarta bahwa catatan Kedidi putih di Pantai Trisik adalah sangat istimewa. |
| (Indonesian) Kursus Lapang di Gede Pangrangao, Krakatau, dan Ujung Kulon |
Aditya Wahyu Tri Asmoro |
(Indonesian) Mereka adalah mahasiswa dari University of Vienna, Austria, yang sengaja datang ke Indonesia dalam rangka “Training for Indonesian and Austrian Students in Tropical Ecology and Rapid Biodiversity Assesment”. Kegiatan yang kerap disebut field course ini sudah terlaksana untuk kesekian kalinya atas kerjasama Institut Pertanian Bogor dengan University of Vienna |
| (Indonesian) Koloni Cangak Kampus Biru (Bagian 2 – Habis) |
Drh. Oka Dwi Prihatmoko |
Untuk mengetahui jenis burung selain cangak abu yang berkembang biak di “tengah” kota, maka Yayasan Kutilang Indonesia melakukan pengamatan. |
| (Indonesian) Meniti Hutan Pematang Gadung (Bagian 3-Habis) |
Andhy PS |
(Indonesian) Hari ketiga dan keempat, kami melakukan pengamatan di dalam hutan rawa gambut. Di jalur ini, sangat sedikit menemukan jenis burung. Hal ini bisa disebabkan karena hutan rawa gambut tumbuhannya sangat rapat dan gelap sehingga beberapa jenis burung yang merasa terancam ketika kami datang langsung bersembunyi. |
| (Indonesian) Koloni Cangak Kampus Biru (Bagian 1) |
Drh. Oka Dwi Prihatmoko |
(Indonesian) Setiap kali berhenti di perempatan Depok, Sleman, Yogyakarta, depan gedung Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada (UGM), secara naluriah kita akan menatap kesekumpulan burung berukuran besar berwarna abu yang beterbangan di angkasa. Itulah cangak abu. |
| (Indonesian) Meniti Hutan Pematang Gadung (Bagian 2) |
Andhy PS |
(Indonesian) Saat sampai di pertengahan jalan, hujan mengguyur kawasan ini. Cepat-cepat kami langsung menutup perlengkapan konsumsi dan alat-alat pengamatan dengan ponco dan terpal. |
| (Indonesian) Meniti Hutan Pematang Gadung (Bagian 1) |
Andhy PS |
(Indonesian) “Pematang Gadung merupakan surga burung di Kalimantan Barat”, itulah kata-kata yang dapat saya katakan untuk sebuah desa yang luasnya lebih kecil dari Taman Nasional Gunung Palung, Kabupaten Ketapang Propinsi Kalimantan Barat. |
| (Indonesian) Diversitas Flora dan Fauna di Pondok Ambung |
Harri Purnomo |
(Indonesian) Pondok Ambung adalah salah satu stasiun riset penelitian yang dimiliki Taman Nasional Tanjung Puting. Stasiun ini memiliki 4 tipe habitat yaitu hutan rawa, hutan dataran rendah sekunder, hutan kerangas, dan hutan pasca terbakar. |
| (Indonesian) Menjaring di Kampus Dramaga |
Lina Kristina Dewi |
(Indonesian) Sabtu pagi (21/08), di Dar Plasa, salah satu tempat di Kampus IPB Dramaga, Bogor, terdengar ramai suara beberapa mahasiswa. Mereka sedang mempersiapkan “Introduce Bird Banding” yang merupakan kegiatan bersama antara Uni Konservasi Fauna (UKF) IPB dan Kelompok Pemerhati Burung (KPB) Perenjak Himakova IPB. |
| Spoiled by Seabirds |
Boas Emmanuel |
The surveying had begun in August 2009 with the goal of monitoring migrating seabirds in Indonesia, especially the Sunda Strait.ssue |
| The Weaver Nests of Pagak Village (Part 2 – End) |
Drh. Oka Dwi Prihatmoko |
While in the area, at least 88 species of birds were observed along the river. Waterbird species like moorhens, bitterns, White-breasted Waterhens, crakes, and whistling-ducks dominate the area. |
| In Search of the Sumatran Laughingthrush |
Mike Catsis |
Very very few birders have ever seen the Sumatran laughingthrush in the wild…..and for good reason. Birdlife International report , ‘Garrulax bicolor was originally distributed along the length of the montane spine of Sumatra, Indonesia, from Aceh in the north to Lampung in the south, and was reportedly common. Recent evidence suggests that it has [...] |
| Illegal Bird Smuggling |
DNA (Wildlife Crime Unit) |
Birds are a species of animal that collectors are fascinated by because of their pleasant sounding voices, the beauty of their feathers, and because of their exotic forms. |
| (Indonesian) IOC Campos do Jordäo, Sau Paulo, Brazil, 22 – 28 August 2010 |
|
(Indonesian) Pada tanggal 22-28 Agustus Ornithologists’ Union melakukan pertemuan (International Ornithological Congress = IOC). |
| Waiting for Terns in the Rice Fields of Legon Cikmas Village |
|
Rice fields provide subsistence not only for farmers, but also for birds. My desire to see terns in flight above rice fields inspired me to birdwatch in the village of Legon Cikmas, Karimunjawa. |
| 5 ways BuNu can help you raise money for conservation! |
BuNu |
Burung-Nusantara aims to help Indonesian NGOs raise money for bird conservation projects in Indonesia. Burung-Nusantara doesn’t have any money of its own, but you can use it to help YOU raise money. Here are five ways it can help |
| (Indonesian) Sarang Manyar Desa Pagak (Bagian 1) |
|
(Indonesian) Berukuran sebesar bola sepak, berbentuk seperti lampion. Tetapi tidak semuanya sama. Ada yang bulat lonjong dengan pintu masuknya berbentuk corong ke bawah, ada yang bulat lonjong dengan pintu masuk berbentuk lubang pada sisi samping 1/3 bawah sarang dan ada juga yang berupa bulat penuh seperti bola dengan 2 lubang besar pada bagian bawahnya. |
| (Indonesian) Dilema Juvenil Elang Bondol Di Jaring Halus |
|
(Indonesian) Bukanlah hal asing bagi penduduk Sumatera memelihara burung. Bahkan piara burung sudah membudaya di antara penduduk. Hal ini bisa dilihat kebiasaan masyarakat memelihara burung di samping rumahnya. |
| (Indonesian) Rajutan Masa Depan di “Gathering Burung Nusantara” |
|
(Indonesian) Udara sejuk menghampiri dan langit mulai kelabu pada Sabtu, 28 Agustus yang lalu, ketika rombongan kami tiba di sebuah villa di atas Cijeruk, Bogor. Villa Botani, itulah namanya. Daerah seluas 5 Ha ini dimiliki oleh seorang berkebangsaan Amerika bernama Alex Korn |
| (Indonesian) Girang di Pulau Tirang |
|
(Indonesian) Pelatuk BSC & Green Community akhirnya mendapat kesempatan untuk ikut serta dalam kegiatan ecotour di daerah pertambakan Desa Tapak, Tugurejo, Semarang yang diselenggarakan oleh FOE (Friend of Earth) dari Jepang |
| (Indonesian) Mencari Trulek Jawa di Watuk Pecak (Bagian 2-Habis) |
|
(Indonesian) Edisi sebelumnya: Keingintahuan tentang nasib Trulek jawa membawa saya bertemu Sapari di Desa Selok Awar-Awar. Sayangnya rawa Watu Pecak yang menjadi habitat Trulek jawa, kini menjadi daratan berpasir. Masih adakah Trulek jawa? |
| (Indonesian) Manusia dan Alam |
|
(Indonesian) Tangisan alam yang disakiti oleh Manusia.. Apakah manusia bisa berubah setelah melihat kenyataan yang terjadi pada Alam yang sudah berubah menjadi kacau balau? |
| Kakatua in Kadatua |
|
Have you ever heard of Kadatua? It seems like name of a unique, cute and smart bird in Indonesia (Kakatua or Cockatoo). But, what is the connection between Kadatua and Kakatua? |
| (Indonesian) Mencari Trulek di Watuk Pecak (Bagian 1) |
|
Tentu, kadatanganku ke desa Selok Awar-Awar ini bukan hanya bertemu Sapari. Kami ingin mencari jejak burung Trulek Jawa. Jenis burung yang, lucunya, belum pernah aku lihat sekali pun di alam. Lima tahun lalu burung ini sempat jadi primadona kalangan pengamat burung. |
| “Crazy” in Wasur (Part II-The end) |
|
An observer who loves bird like mad will be anxious and sometimes become stress if in certain amount of time does not doing his/her hobby. |
| Cared by the Male |
|
We often see and feel a mother taking care of her child. But then, how a bird taking care of its child? On Friday (14/05), in the middle of doing my job as a volunteer in GHP (Global Health Program) held by WCS-IP in Gede Pangrango Mountain National Park, I was lucky enough to get the chance to peek and documenting Little Pied Flycatcher (Ficedula westermanii) which undergo the parenting stage. The location is around the Moss Park of Cibodas Botanical Garden. |
| (Indonesian) ”Menggila” di Wasur (Bagian 1) |
|
(Indonesian) Matahari masih tampak malu-malu untuk muncul dari balik pepohonan. Tampak orang-orang tersebut sedang “waspada” memasang pendengaran dan penglihatannya ke sana kemari. Tiba-tiba pandangan mereka terpusat pada suatu titik, batang pohon mangrove berdaun rindang. Batang pohon berdaun rindang itu terlihat bergoyang-goyang tidak alami. |
| A Glimpse of Scaly-breasted Kingfisher in Mahawu |
|
Birdwatchers know that it needs a hard-wearing patience to find the scaly-breasted kingfishers (Actenoides princeps). Few people have seen the bird in their natural habitat reportedly from Lore Lindu National Park in Central Sulawesi |
| Observing the Migratory Birds in Malioboro |
|
Imagine, a place where you can shop, listen to the music, watching art and cultural show plus observing birds at a time. |
| Spying the Competitor of Yaki (Crested Black Macaques) |
|
Tangkoko sanctuary is one interesting location which located at North Sulawesi and it’s 3 hours ride from Manado city. |
| (Indonesian) Cincin: Tanda Eksis Para Burung (Bagian 2-habis) |
|
(Indonesian) Selanjutnya, Londo dan Noni mempraktekkan cara setelah mendapatkan burung. Pertama, mengeluarkannya dari misnet (extracting) dan memegang burung dengan lembut dari sisi mana terperangkap. |
| Cockatoo in Prambanan Temple? |
|
Bird have symbolized and inspired people to beauty for centuries. The bird reliefs in Prambanan are interesting both artistically and biologically. Hindu beliefs also urge us to respect all living things in the earth, and make us more appreciative of them. |
| Ring as the sign of the birds existence Part 1 |
|
(Indonesian) Akhir-akhir ini kegiatan penandaan burung (bird banding) banyak dilakukan oleh pengamat burung. Salah satunya di unit kegiatan mahasiswa, Uni Konservasi Fauna Institut Pertanian Bogor (UKF-IPB). |
| Observing Black-crowned Night Heron in IPB Dramaga |
|
Many varieties of habitats in IPB Dramaga causes high diversity in bird species. |
| (Indonesian) Hinggap di Surga Pulau Sulawesi |
Adhy PS |
(Indonesian) Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) merupakan salah satu kawasan konservasi yang berada di pulau Sulawesi, tepatnya di Sulawesi tengah. |
| (Indonesian) Menyusuri Lahan Basah Tambaksari Sayung, Demak |
Lutfian Nazar |
(Indonesian) Tambaksari Sayung Demak merupakan kawasan lahan basah dan merupakan bagian dari rangkaian kawasan yang membentang dari perbatasan Kota Semarang hingga wilayah Kabupaten Demak di sisi barat. |
| (Indonesian) Perawat |
|
Kalian pasti tidak mengenali Bu Ayam..yaa...karena dia memakai topi perawat dengan celemek putih di depan roknya yang berleher tinggi. |
| (Indonesian) Ekor Ayam Jantan |
|
Ketika ayam jantan sedang tidur siang, tiga ekor anak tikus menjalin bulu-bulu ekornya yang berwarna hijau,biru dan abu-abu. |
| Guess the mystery bird – 2 |
BuNu |
This bird was accidentally camera-trapped by WCS in Gunung Leuser National Park, not far from Medan. Any idea what it is?! |
| What is that Bird? |
|
This is dialogue about how to identifiy the Warblers, Babblers or Flycatcher..
Young man: “Sir..what is that species?”
Old man: ” What do you think? Or from what family that bird?”
Young man: ” Mm…oo..I know..this is warblers..Is it true?” |
| (Indonesian) Raptor di Gunung Ciremai |
|
Gunung Ciremai merupakan gunung berapi aktif (strato) tertinggi di Jawa Barat dengan puncak tertinggi yaitu 3.078 mdpl dan berada pada koordinat 108028’0” BT - 108021’35” BT dan 6050’25” LS - 6058’26” LS (Sumarna, 2008) |
| Mystery Owl |
|
This bird we caught in few weeks ago in the Gede Pangrango Mountain National Park for avian influenza virus study and bird banding. Until now, WCS-IP/GHP team still discussions for this species. |
| (Indonesian) Raptor Migran di Ketapang |
|
(Indonesian) Pada tanggal 3 sampai 9 Maret 2010, saya dan Hendry Pramono mengetahui informasi tentang keberadaan raptor migran di Kabupantai pasir manyang by monopaten Ketapang, Kalimantan Barat. |
| (Indonesian) Bertemu Cikalang Christmas |
|
Trisik memang Pantai yang indah, dengan Cerek Jawa (Charadrius javanicus) sebagai ikonnya. Mungkin hal itu benar, tapi bukan berarti hanya Cerek Jawa yang bisa terlihat di sini. Hari Minggu (11/04/2010), saya dan Bintang, seorang alumnus Sekolah Menengah Pertama Al Soneta Birdwatching Club, diundang oleh kawan-kawan dari Kelompok Studi Satwa Liar (KSSL) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas [...] |
| Way Kambas National Park: the best Asian night-birding |
Janos Olah & Attila Simay |
Superb article with great photos, by Janos Olah and Attila Simay, published in BirdingAisa Vol. 8. Available to download in full from the Oriental Bird Club web-site. |
| Pilih-pilih Metode Survei |
|
Seringkali kita dihadapkan pada suatu kondisi untuk menerima tugas survei ke suatu tempat sesegera mungkin. Ketika tiba di lokasi yang muncul adalah kebingungan karena tak tahu apa yang harus diperbuat. Hal ini tidak saja terjadi pada mahasiswa. Para peneliti pun kerap belum dapat memilih metode survei yang tepat. Berkaca dari pengalaman tersebut, semua suhu saya [...] |
| Selamatkan si Kaki Merah! |
|
Trinil kaki-merah (Tringa totanus). Sesuai dengan namanya burung ini memiliki ciri khas pada kakinya yang berwarna jingga kemerahan dan bagian pangkal paruh merah. Trinil kaki-merah berasal dari suku Scolopacidae dan termasuk dalam kelompok burung pantai yang melakukan migrasi (shorebird migration) setiap akhir tahun dari belahan dunia bagian utara. Ketika musim tidak berbiak, Trinil kaki-merah melakukan [...] |
| Menggali Pesona Pulau Sangiang |
Hendry Pramono |
Siang itu langit Pantai Carita sangat cerah. Teriknya terasa sampai menembus kulit yang terbungkus baju tipis. Di sebuah kantor resor, saya, Aris, dan tiga anggota KSDA (Konservasi Sumber Daya Alam) Banten resor Pulau Sangiang harus mengurus dahulu administrasi serta logistik yang akan dibawa. Kemudian kami berangkat dari Pantai Carita, Banten dengan menggunakan kapal kecil bermesin [...] |
| Seeking the elusive Sumatran Laughingthrush Garrulax bicolor in the Alas Valley |
Nick Brickle |
Seeking the elusive Sumatran Laughingthrush Garrulax bicolor in the Alas Valley |
| Pengembara Antar Negara Antar Benua |
|
Di dunia binatang, burung dikenal sebagai hewan yang paling bebas. Ia bisa berkelana ke mana saja, melintasi samudera, dari satu bagian Bumi ke bagian Bumi yang lain. Burung pantai, contohnya. Dalam satu lawata, mereka bisa terbang belasan ribu kilometer, dari Benua Eropa ke wilayah Nusantara. Lalu bagaimana burung pantai saat bermigrasi di Indonesia? Silahkan klik [...] |
| Night Adventures on Gunung Kerinci |
David Marques |
“Tu-tu…” was one of the first sounds from the forest. Our first night on Gunung Kerici was started by a calling Mountain Scops-owl (Otus spilocephalus). Another Swiss birdwatcher Fabian Ducry and I were accompanied by the Belgian birder Bram Demeulemeester and by our home stay host and guide Pak Subandi. During a good week of [...] |
| Monitoring Burung Pantai Indonesia (MoBuPI) |
|
Indonesia termasuk negara yang memiliki habitat pantai potensial bagi burung-burung pantai baik lokal maupun migran. Sejauh ini telah banyak lokasi-lokasi yang teridentifikasi sebagai tempat singgah burung-burung pantai saat melakukan migasri ke selatan maupun ke utara, seperti Wonorejo, Surabaya; pantai Trisik, Yogyakarta; Muara gembong, Bekasi; muara angke, Sayung, Demak, Bagan Percut; Medan, Pantai Cemara, Jambi; Serangan, [...] |